10 Wasit Terbaik Sepnjang Masa

No Comments

1.Piereluigi Colina

Siapa pun pasti tau kan wasit yang satu ini.Ya, saya berbicara tentang Pierluigi Collina yang dianggap universal sebagai wasit resmi dalam sejarah sepak bola. Meskipun ia memulai karirnya sebagai pemain sepak bola di tim lokal tapi dia bisa memahami bakatnya dan lebih memilih menjadi wasit. Pertama-tama ia menjadi wasit di Seri C1 dan C2,secara perlahan2 dia mulai menjadi wasit di seri A yang menjadi seri terbesar di italia. Setelah diresmikan di 43 pertandingan Serie A dia termasuk dalam daftar wasit FIFA. turnamen besar pertama Collina adalah di Olimpiade 1996 termasuk pertandingan final antara nigeria vs argentina.Kemudiaan dia menjadi wasit pada pertandingan piala dunia 2002 dan piala euro 2004,setelah itu dia pensiun pada umur 45 tahun yang di anggap usia pensiun bagi wasit resmi FIFA.

2.Phil Sharp


Sharp merupakan salah satu wasit terkenal saat ini.Secara khusus, ia adalah salah satu asisten wasit terbaik di dunia saat ini.Orang Inggris satu ini adalah seorang pemain sepak bola di sekolah, dan ia pertama kali diperkenalkan dengan referensi melalui Duke of Edinburgh’s Award Scheme sebagai bagian dari pelayanan di masyarakat. Dia ditunjuk sebagai wasit di pertandingan sepak bola di Liga regional di mana ia menunjukkan potensi untuk menjadi wasit terkemuka di masa depan.Setelah menunjukkan bakatnya dalam liga regional dan juga di jabatan perdana menteri ia termasuk dalam daftar wasit FIFA di 1997.Sharp mendapatkan kesempatan tertinggi dalam karirnya yang ditugaskan di Piala Dunia 2002 akhir sebagai asisten wasit.

3.David Arnaldo Coelho Cézar


4.Arthur Edward Ellis

Wasit sepakbola inggris ini terkenal karen di pertandingan piala dunia 1954 antara brazil dan hongaria.Meskipun kedua tim dianggap sebagai kekuatan sepak bola pada waktu itu di dunia sepakbola,tetapi mereka menyajikan salah satu kekuatan sepak bola terburuk dalam sejarah sepak bola dalam manfaat dari sepakbola klasik mereka.Pemain dari kedua tim sering terlibat dalam pelanggaran di lapangan dan setelah pertandingan,pejabat dari kedua tim juga ikut bertanding.Ellis mejadi wasit di 2 Piala Dunia dalam karirnya.Dia adalah asisten wasit di dunia cup 1950 dan tahun 1954 ia sebut sebagai wasit utama.

5.Said Belqola

Wasit maroko ini menajdi wasit pertama afrika untik wasit di pertandingan final piala dunia 1998 antara brazil dan perancis.Dia terlibat dalam sepak bola internasional sebagai wasit pada tahun 1993.tetapi pada tahun 1998 dia meninggal dunia.

6.Gottfried Dienst

Gottfried Dienst adalah mantan wasit terkenal yang bisa menjadi wasit di turnamen piala dunia.wasit swiss ini terkenal karena ia merujuk pada pertandingan final Piala Dunia 1966 antara inggris vs jerman.Dia adalah salah satu dari empat wasit di dunia yang menjadi wasit dua final Piala Champions Eropa pada tahun 1961 dan 1965.Dia juga adalah wasit untuk final Kejuaraan Sepak Bola Eropa pada tahun 1968.

7.Jack Taylor

Wasit Inggris ini terkenal karena ia merujuk pada final Piala Dunia 1972 akhir antara belanda dan jerman barat.Dalam karirnya ia di sebut menjadi wasit lebih dari 1000 game dan 100 perlengkapan internasional atas 60 negara.

8.John Langenus

Wasit Belgia ini adalah wasit pertama yang menjadi wasit di final Piala Dunia di turnamen Piala Dunia pertama pada tahun 1930 antara uruguay dan argentina.

9.William Ling

William Ling adalah mantan wasit inggris.Ia terkenal karena ia menjadi wasit pada pertandingan final Piala Dunia 1954 antara jerman barat dan hongaria.

10.Tofik Bakhramov

Asisten wasit Azerbaijan ini terkenal karena keputusan kontroversial dari gol di final Piala Dunia 1966.Dia ditugaskan sebagai asisten wasit dalam pertandingan itu.pada pertandingan itu Setelah 11 menit babak pertama waktu tambahan, Geoff Hurst dari inggris menendang bola dan memantul tiang gawang tetapi bola jatuh tepat di atas garis gawang,dan dia mengisyaratkan ke pada wasit 1 bola itu gol.sebenarnya tidak mudah memahami apakah bola itu masuk atau tidak.akhirnya wasit berunding dan memastikan bola itu gol atau tidak.

Sumber:http://www.tongberisi.net/2010/05/10-wasit-sepakbola-terbaik.html

Pertama Kali Di Dunia

No Comments





Kerusuhan sepakbola di Indonesia bukan hanya sebagai fenomena, namun sudah menjadi budaya. Imbasnya adalah final Liga Djarum Indonesia (LDI) XIII tanpa penonton yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung, Minggu (10/2) malam merupakan sejarah memalukan bagi persepakbolaan Indonesia.

Kerusuhan sepakbola di Indonesia bukan hanya sebagai fenomena, namun sudah menjadi budaya. Imbasnya adalah final Liga Djarum Indonesia (LDI) XIII tanpa penonton yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung, Minggu (10/2) malam merupakan sejarah memalukan bagi persepakbolaan Indonesia.

Usia persepakbolaan Indonesia yang sudah mencapai 78 tahun sejak didirikannya PSSI tahun 1930, adalah usia yang sudah tua dalam merancang sebuah pertandingan yang bermutu. Tetapi kenyataannya berbeda, dalam usia yang matang persepakbolaan di tanah air masih jalan di tempat.

Sejak didirikan 1930, kompetisi sepakbola di tanah air sudah dimulai tahun 1931. Pada 1944 sampai 1947 kompetisi terhenti disebabkan situasi perang. Tahun 1979, kompetisi di tanah air bertambah dengan masuknya kompetisi Galatama yang membolehkan pihak swasta mengelola klub. Namun usia kompetisi Galatama usianya hanya 15 tahun, sebab pada tahun 1994 kompetisi digabung antara Perserikatan dan Galatama.

Dari kompetisi Galatama, telah memunculkan klub-klub yang dikelola pihak swasta di antaranya Warna Agung, Krama Yudha Tiga Berlian, Bandung Raya dan Medan Jaya. Alasan penggabungan dua kompetisi yakni amatir dan profesional itu, dengan alasan adalah fanatisme kompetisi perserikatan masih melekat di masyarakat sepakbola Indonesia. Klub-klub perserikatan masih kokoh di kancah nasional seperti Persija Jakarta, Persib Bandung, PSMS Medan dan Persebaya Surabaya.

Kompetisi Liga Indonesia yang dimulai 1994 hingga sekarang tidak berjalan mulus. Mulai format kompetisi yang berubah-ubah hingga penundaan kompetisi. Format kompetisi yang menggunakan tiga wilayah, yakni wilayah barat, wilayah tengah dan wilayah timur.

Pada Liga Indonesia IV tahun 1997-1998, kompetisi dihentikan pada paruh kedua disebabkan kerusuhan nasional yang menyebabkan lengsernya almarhum Suharto sebagai presiden kedua Indonesia. Ketika itu tim Ayam Kinantan memiliki prestasi gemilang meraih juara grup wilayah barat dan berpeluang sebagai finalis. Sebelumnya pada Liga Indonesia III, PSMS nyaris mengalami degradasi, namun berhasil lolos dari lubang djarum setelah memetik kemenagan atas Persib di Bandung.

Awal kompetisi 1994-1995 Persib meraih kampiun pertama dan sekaligus mengukir sejarah bagi Perry Sandria (Persib) menciptakan 34 gol yang sampai saat ini rekor topscorer tersebut belum terpecahkan. Usai dihentikan kompetisi, pada kompetisi 1998-1999 PSMS mengukir prestasi melaju ke semifinal melalui arsitek Suimin Dihardja.

Perjalanan mulus kompetisi kembali terusik tahun 2007. Telatnya kompetisi Liga Indonesia, menjadikan Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) memberikan sanksi absennya klub Indonesia di Liga Champions Asia. Kompetisi tercoreng dengan kerusuhan dan tawuran pemain pada babak delapan besar di Stadion Brawijaya Kediri dan Stadion Manahan Solo.

Kerusuhan di Kediri yang rugi miliaran rupiah, kembali terulang kerusuhan suporter pada semifinal yang menelan korban jiwa seorang pendukung Persija Jakarta. PSSI dan BLI serta Mennegpora dalam pertemuan Jumat (8/2) meminta agar pertandingan final tidak digelar di Gelora Bung Karno Senayan Jakarta.

Sumber : Waspada.co.id

Final Paling Kontroversial

No Comments



Solo - Sepakbola Indonesia menyajikan tontonan menggelitik di final Piala Indonesia 2010. Bagaimana tidak, jika laga sampai sempat tertunda karena ada aparat yang minta agar pengadil lapangan diganti.

Di sebuah laga sepakbola, wasit adalah penguasa lapangan. Keputusannya atas laga yang dia tangani tak bisa diganggu gugat atau dipertanyakan.

Akan tetapi, yang terlihat di Tanah Air malah tak jarang si pengadil lapangan sampai harus lintang-pukang dikejar amuk massa, yang terdiri dari para pemain, ofisial tim, para pendukung yang tak puas, atau malah kombinasi dari kesemuanya.

Nah, di partai puncak Piala Indonesia 2010 antara Sriwijaya FC kontra Arema Indonesia, wasit Jimmy Napitupulu memang tak diburu massa yang kecewa. Namun, kepemimpinannya di lapangan justru malah digugat oleh sosok tak terduga: Kapolda Jawa Tengah Irjen Alex Bambang Riatmojo.

"Ini wasit diganti atau tidak? Kalau tak diganti pertandingan tak bisa dilanjutkan. PSSI bisa kembali ke Jakarta kalau ada apa-apa, tapi kami kan tetap di sini mengamankan kalau ada apa-apa."

"Kalau wasit tidak adil, maka itu akan berpengaruh pada penonton. Lihat saja penonton sini kan sudah ramai sekali, sudah penuh. Kondisi keamanan bisa kami jamin tapi kalau wasit tidak fair, kami bisa repot. Karena itu (jalannya pertandingan) di luar kewenangan kami," papar Alex saat itu, menitikberatkan kepada keputusan-keputusan Jimmy, termasuk kartu merahnya untuk Noh Alam Sah.

Tindakan Alex meminta pergantian wasit, yang dia lakukan usai jeda turun minum sehingga menyebabkan pertandingan terhenti sampai satu jam, dinilai bukanlah sebuah intervensi. Alex hanya memberi masukan belaka, begitu nilai Direktur PT Liga Indonesia Andi Darussalam Tabussala.

Intervensi atau sekadar masukan, tindakan Alex di tengah-tengah laga yang sedang berlangsung ini jelas bukanlah sebuah hal yang lazim di sepakbola. Tak ayal kalau pelatih Arema Indonesia Robert Rene Albert yang asal Belanda sampai terkaget-kaget.

"Saya rasa ini pertandingan yang menarik dan unik karena ini baru pertama kali saya lihat seperti ini. Wasit diminta diganti padahal ia memimpin dengan baik," nilai Robert.

"Saya sebenarnya berharap pertandingan ini berjalan biasa-biasa saja namun akhirnya jadi seperti ini tak menyangka juga," sambung pelatih SFC Rahmad Darmawan dalam jumpa pers usai laga.

Pada akhirnya, tak ada pergantian wasit. Alex melunak dan pertandingan dilanjutkan, untuk lantas dimenangi Sriwijaya FC Kerisauan Alex kalau keputusan Jimmy di paruh pertama laga berpotensi membuat fans rusuh pun tak jadi kenyataan.

Rahmad dan Robert bahkan menjadi perlambang kebersamaan kedua tim yang mereka latih dengan berangkulan serta berjalan bersama mengelilingi lapangan untuk menyapa 35 ribu suporter yang hadir di Stadion Manahan Solo.

Sumber : Detik.com

10 Nama Pemain Terunik

No Comments

hulk












Seringkali kita melihat nama pesepakbola yang terdengar aneh atau unik di mata kita, aneh bukan dalam arti negatif tetapi di luar kebiasaan nama pada umumnya.Bermacam-macam nama yang dipilih oleh pemain untuk dipasang di kostum, dan berikut ini 10 nama pemain yang unik versi whoateallthepies.tv :
10. Hulk
Striker Porto asal Brazil ini memiliki nama asli Givanildo Vieira de Souza. Memilih nama Hulk karena terinspirasi dari tokoh komik yang memiliki kekuatan super.
9. Danny Invincible
Striker klub Kilmarnock asal Australia ini memiliki nama asli Danny Invincibile, tetapi dirinya memilih memakai nama Invincible pada kostumnya yang memiliki arti “tak terkalahkan”.
8. Quim
Kiper Benfica ini memiliki nama asli Joaquim Manuel Sampaio da Silva. Memilih nama yang simple dari penggalan nama pertamanya. Dan fans Benfica menilai nama tersebut terdengar seperti kekanak-kanakan.
7. John Nutter
Bek Gillingham asal Inggris ini memiliki nama asli John Robert William Nutter. Dalam bahasa slank, Nutter memiliki arti “orang gila”.
6. Ricardo Magno Virtuoso
Gelandang Brazil yang saat ini belum memiliki klub pasca dilepas klub Liga Amerika, Columbus Crew ini mempunyai nama asli Ricardo Guara.
Nama Virtuoso terdengar seperti nama di dunia maya (virtual), hal yang menyebabkan dirinya sulit mencari pekerjaan.
5. Zoltan Kiss
Nama gelandang Hungaria asal klub Debreceni ini terdengar seperti nama kamp penjahat dalam salah satu film James Bond, A View to a Kill.
4. Frank Awanka
Pemain yang bermain di salah satu klub Luxemburg ini memiliki nama yang sangat puitis.
3. Vagner Love
Striker Brazil yang saat ini bermain untuk Palmeiras dalam masa pinjaman ini memiliki nama asli Vágner Silva de Souza. Mungkin dengan menambahkan kata “love”, dirinya berharap bisa dicintai oleh fans dan juga manager timnya bermain.
2. Waldo Ponce
Bek asal Chili yang memiliki nama Waldo Alonso Ponce Carrizo dan bermain untuk klub Universidad Católica ini namanya terdengar seperti kata yang sering diucapkan oleh anak balita.
1. Johnny Moustache
Di Jakarta banyak kita lihat, warung kaki lima yang menggunakan nama “kumis” (Moustache), tetapi pemain asal kepulauan Seychelles ini memang memiliki nama yang mengingatkan kita akan teman dari serial kartun Billy The Fish.

Search

Followers